Langsung ke konten utama

Postingan

SETENGAH JAM LEBIH CEPAT

Rabu itu seperti hari-hari biasa. Aku berangkat dari kontrakan satu jam sebelum azan Zhuhur berkumandang. Perjalanan ngangkot yang rutin rute Pasar Jumat untuk transit ke Kopaja P20 jurusan Lebak Bulus-Pasar Senen. Bagi yang sudah terbiasa dengan hiruk-pikuk lalu lintas Jakarta, rute itu adalah rute yang membosankan. Perjalanan pastinya akan terhambat dengan kemacetan. Terbukti Penelitian menyatakan bahwa sepertiga hari dari masyarakat di Jakarta dihabiskan di jalan. Banyak karyawan yang sudah berangkat dari rumah pukul enam pagi dan kembali pukul delapan malam. Padahal jam kerja mereka mayoritas adalah eight to five. Sesaat Kopaja itu berangkat. “Hhhh, penumpang masih belum banyak, pasti gak masuk tol.” hatiku berucap demikian. Jam siang memang biasanya P20 tidak langsung menuju tol di gerbang Ciputat 1, bisa saja masuk dari gerbang tol selanjutnya bahkan tidak masuk tol sekalipun. Ternyata supir Kopaja itu langsung masuk tol dari gerbang tol Ciputat 1. Seolah ...

YAA KARIIM

Karim berasal dari kata dasar karoma yang mempunyai dua makna, pemurah dan mulia. Allah adalah Dzat yang Maha Pemurah dan Maha Mulia. Pemurah dalam arti disini adalah memaafkan dosa hamba-Nya yang beriman. Ibnu Manzhur rahimahullah menjelaskan: ”al-Karim salah satu dari sifat Allah Azza wa Jalla dan nama-Nya. Yakni dzat yang amat banyak memiliki kebaikan, amat pemurah lagi pemberi. Pemberian-Nya tidak pernah habis. Dia-lah Dzat Yang Maha Mulia secara mutlak. al-Karim adalah nama mencakup segala kebaikan, kemuliaan dan keutamaan. Nama ini juga menghimpun segala hal yang terpuji. Allah Azza wa Jalla mempunyai nama al-KarĂ®m (Maha Mulia) artinya amat terpuji dalam segala perpuatan-Nya, Rabb yang memiliki ‘Arsy yang mulia lagi agung. Mencermati kata tersebut dalam Al-Quran termaktub sebanyak dua kali. Pada Surat an-Naml ayat 40 dan al-Infithar ayat 6. Pada surat an-Naml adalah kisah tentang Nabi Sulaiman. Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab: ...

RESENSI BUKU DUA YANG SATU

Pada suatu hari, seorang yang fanatik Muhammadiyah tertidur pulas. Dalam tidurnya, dia bermimpi masuk surga. Betapa kagetnya dia, ketika jalan-jalan mengitari taman-taman surga nan indah itu berjumpa dengan seorang Kiai NU yang sangat fanatik. Seraya bergumam “saya heran, kamu kok ada di sini, padahal kamu kan suka tahlilan , baca ushalli dan qunut ??”. Kiai NU pun menyahut, “saya juga heran, mengapa orang yang tak pernah ikut tahlilan , tak pernah baca ushalli dan qunut seperti kamu kok bisa masuk surga? Itulah sedikit guyonan Amien Rais yang tersaji secara lugas pada awal-awal halaman buku yang diterbitkan oleh MIZAN ini, sangat menghibur. Pesan yang disampaikan pun benar, siapa saja Insya Allah akan masuk surga sepanjang dia menjalankan agama dengan baik. Ilustrasi ini sebenarnya disuguhkan untuk pernyataan bahwa perbedaan atribut bukanlah menjadi alasan dalam mempersatukan anak bangsa. Bukan kah perbedaan itu adalah rahmat. Buku ...

BAHTERA MAHAKARYA INDONESIA

Nenek moyangku seorang pelaut. Lagu ciptaan Ibu Sud itu ada karena faktanyamemang sepertiga wilayah Indonesia merupakan laut. Indonesia punya sejarah panjang tentang kejayaan maritim. Bahkan salah satu relief di Candi Borobudur ada yang menggambarkan kejayaan bahari pada abad ke-8 M. Berbagai teknologi super canggih pada kapal tidak mengurungkan niatku untuk mengais rejeki sebagai pembuat kapal tradisional. Bagiku bahtera yang terbuat dari kayu ini adalah warisan nenek moyang yang legendaris. Perahu bercadik salah satunya. Konon perahu itu pernah berlayar hingga benua Afrika. Maka aku akan terus menjaga dan menjaga legenda tersebut. Bekerja dan berkarya demi bahari Indonesia. (re)