Karim berasal dari kata dasar karoma yang mempunyai dua makna, pemurah dan mulia. Allah adalah Dzat yang Maha Pemurah dan Maha Mulia. Pemurah dalam arti disini adalah memaafkan dosa hamba-Nya yang beriman. Ibnu Manzhur rahimahullah menjelaskan: ”al-Karim salah satu dari sifat Allah Azza wa Jalla dan nama-Nya. Yakni dzat yang amat banyak memiliki kebaikan, amat pemurah lagi pemberi. Pemberian-Nya tidak pernah habis. Dia-lah Dzat Yang Maha Mulia secara mutlak. al-Karim adalah nama mencakup segala kebaikan, kemuliaan dan keutamaan. Nama ini juga menghimpun segala hal yang terpuji. Allah Azza wa Jalla mempunyai nama al-KarĂ®m (Maha Mulia) artinya amat terpuji dalam segala perpuatan-Nya, Rabb yang memiliki ‘Arsy yang mulia lagi agung. Mencermati kata tersebut dalam Al-Quran termaktub sebanyak dua kali. Pada Surat an-Naml ayat 40 dan al-Infithar ayat 6. Pada surat an-Naml adalah kisah tentang Nabi Sulaiman. Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab: ...
Tikar sederhana untuk sekedar selonjoran, ngobrol, diskusi dan menulis. Let's go blog!